Kemarin iseng…melipir ke rumah tetangga.
Silatuhrahmi…jangan mendem mulu…;-)
Tetanggaku ini ibu dua anak yang cantik sekali, penampilan sederhana…tapi tetap menawan.
Ehm…pertama masuk rumahnya kesan pertama : Bersih
padahal anak keduanya masih batita. Kalau rumah saya alamaaak itu mainan betebaran kemana-mana, baru rapi kalau neng tidur malem, tidur siang juga belum tentu
Seorang ibu full time, tanpa mbak yang mendampingi. Semua murni dikerjakan sendiri…aih salutt plus hormat Jepang deh eike
Selama berbincang dengannya, hati saya gak mau diem, asiik dengan komentar ini-itu, sejauh saya mengenalnya ibu ini tidak pernah mengeluh, gak ada satu pun bilang aduh saya repot, saya cape…GAK ADa….saya iri dengan keikhlasannya menjalani perannya dalam kehidupan…tampak sekali ibu cantik enjoy
Atau, bilang gitu enak ya kerja? gak juga…kadang kan manusia mengawang-awang, saya kerja pingin di rumah mungkin juga sebaliknya
Jarak usia anak pertama dan kedua cukup jauh 7 tahun, atau ini kali ya yang bikin ibu cantik gak repot? Tapi bok, kalau dua-duanya jagoan yang super aktif, si kakak biar udah gede tetep juga suka lari-lari kesana kemari…hobi main bola bahkan di dalem rumah. Dan yang kecil, si jagoan batita yang aktif juga wew:-P gak kalah hebohlah!
Pasangan suami istri asli Berasal dari Sulawesi Selatan, kalau saya kan bokap doang, lahir mah Jakarte
Gak heran mereka pecinta ikan, terutama ikan bakar. Saya sih iseng bilang” iya bu saya juga suka cuma ya gitu masaknya pake happycall”…”oh saya juga suka bu, tapi saya masaknya alami bakar pake arang biasa karena citarasanya beda” Ya amplop, padahal saya tau loh ibu itu punya happycall juga?
Untuk menegaskan, nyeletuk bu dikipasin gitu? Iyaaa…..
(prok…prok…prok) tepuk tangan dulu ah, walau dia bilang kalau masak si dede berantakin dapur mainin penggorengan, panci dipukul-pukul, biar anteng…tetep aja saya bengong?
Kalau dulu awal-awal tinggal, tetangga lain banyak tanya yang mana sih ibu cantik? Hihihi maklum aja ibu cantik gak pernah keluar…blaast walau ibu rumah tangga. Ibu cantik baru keluar sejak punya anak kedua aja dan itu juga karena si anak mulai dititah…belajar jalan pinginnya kan bebas leluasa bereksplorasi. Gak jenuh..Gak bosen..Gak ngeluh…;-) Kayanya ibu cantik ini fokus dengan urusan rumah saja.
Bahkan, ke warung aja…tak pernah…semua di handle suami…saya pernah loh ketemu sang suami di tukang sayur sore-sore, karena sama-sama pulang kerja. Ke mall juga bareng suami dan anak-anak, bahkan itu juga karena ajakan si ayahnya. Beli kerudung, baju lebaran ya udah ayahnya aja kalau ibu cantik ini repot tak sempat…ya ampuun mau pingsan karena salut
Apa kabar Me Time? Ah..mungkin buatnya me timenya ya waktu bersama anak-anaknya..;-)
Tiba-tiba kaya ada kaca yang ngasih tau tuh Res gak sibuk pingin baju baru emang lo dikit-dikit bilang “bosen bang ama baju yang ada di lemari”, gak sibuk dandan ini itu
![]()
Kuperkah ibu? Norakkah ibu? TIDAK sama sekali…buat saya tidak kuper…tidak pula gaya norak, kampungan, atau ketinggalan jaman. Semua terbalut indah..walau sederhana…tanpa polesan apapun..kecantikannya bercahaya. Walau kasarnya kata orang…sumur, kasur, dapur…tapi gak bau aseep kok, bersahaja.
Gak tau apa-apa? Ah dia tau kok mendetil kok tentang perkembangan anaknya, ngomong ama dia nyambung, bahkan sampai politik…dengan ramahnya bilang” maaf ya saya gak ada cemilan, gak goreng apa-apa “…suguhan teh hangat juga rasanya damai, mak.
Saya iri akan kesadarannya? Bayanginnya aja udah jiper menjalankan itu semua. Kalau saya kan masih beban mengarah ke kewajiban.
Mengapa membangun kesadaran? Karena saat ini kita menjadi tidak sensitif (kurang sadar) akan banyak hal. Di jaman informasi yg begitu deras, di mana kita belum sempat mengolah yang sebelumnya dengan sadar, hantaman gelombang informasi berikutnya sudah membanjiri kita. Lewat internet dan media massa benak kita mendapat ‘pukulan-pukulan’ informasi dari seluruh pelosok negeri yang dihadirkan detik demi detik lewat berbagai drama yang membuat kita mabuk informasi. Dalam kondisi ‘teler’ seperti itu kesadaran kita menjadi mahal. Kesadaran yang bisa menjawab ; Apakah saya hidup karena ikhlas atau karena nafsu? (Erbe Sentanu)
Aih..betapa beruntungnya diriku, punya tetangga ibu cantik…hihihi ajari aku ya suhu (baca ; ibu cantik)?
Kamar Tidur – Depok -

